Dalam post ini gw mau share bagaimana kita berhemat, terutama gw yang berasal dari Indonesia. Gw bisa menikmati makan dengan 10 – 15 ribu di Bandung atau 20 – 25 ribu di Jakarta, sedangkan di Singapore gw harus merogoh kocek $3 – $6 untuk sekali makan ≈ 25 – 45 ribu. Tidak hanya harga makanan, standar harga barang rumah tangga bahkan transportasi di sini sekitar ±2x harga di Jakarta. Pengeluaran ini terlalu besar dibandingkan dengan pemasukan gw dari kantor. Jadi gw & teman-teman intern sepakat untuk membeli bahan makanan dari supermaket di Tiong Bahru Plaza. Gw menyarankan untuk belanja di Fair Price, harganya cukup fair hehehe
Setiap orang patungan $20 untuk membeli berbagai macam beras, sayuran, daging, bumbu, minyak, dan lain-lain. Di sini hidup gw dkk bergantung kepada Champ, intern dari Thailand, yang pintar masak. “I’m cooking today for the dinner. Please don’t forget to bring your own plate. At Tiong Bahru Global Residence Room 0409”. Thank you for make us full, Champ
Soal bersih-bersih, selama ini gw hidup nyaman di Bandung dengan menitipkan pakaian kotor dan mengambil pakaian bersih dari ibu yang melayani jasa cuci baju dekat kos. Namun di Singapore, semua harus mandir jadi gw menggunakan mesin cuci dan setrika di setiap kamar apartemen. Di malam hari gw BBM nyokap tentang kehidupan sehari-hari, lalu dia bilang “makanya banyak orang yang belajar & kerja di luar negeri lebih sukses & disiplin”. Gw langsung ingat teman-teman yang kuliah di luar negeri… I am proud of them.
Ohya, kerja di Microsoft tidak harus hadir di kantor 9 to 5, as long as kita bisa koordinasi dalam project dan get the job done, kita diperbolehkan kerja dimanapun. Kadang-kadang ada tempat yang tidak bisa dikunjungi saat weekend, jadi gw menyelesaikan pekerjaan lebih cepat supaya bisa pulang awal. Gw & Alanda pergi mengunjungi IKEA, perusahaan yang menjual furniture & semua perlengkapan rumah. Hal yang paling menarik adalah cara kreatif menata produknya, nonton videonya di sini.
Di minggu terakhir, semua kelompok mempresentasikan idenya di depan dewan juri & teman-teman tim lainnya. Dewan juri merupakan mereka yang menduduki jabatan Direktur di Microsoft bagian Asia Pasifik. Setelah presentasi, kami berfoto bersama sebagai tim selama. Intern to MACH dari Indonesia juga tidak ketinggalan : Romi, gw, Nanda, Alanda, Divya, dan Ravina, sedangkan Fransiska sedang mengikuti program di USA.
Setelah melalui seluruh pekerjaan yang menyenangkan, Microsoft Singapore memberikan hiburan : tiket masuk Universal Studios Singapore (USS) untuk kami semua. Very excited! Akhirnya gw akan berpetualang di USS
Akhirnya sampai minggu terakhir gw belum mendapatkan 3 request oleh-oleh dari sahabat gw di Indo :
- Celana pendek bergambar merlion
- Globe Universal Studio
- 5 buah baut MRT
ada yang tau dimana gw bisa mendapatkan ke-3 barang tersebut?
Related posts :
Intern to MACH, Microsoft part 1
Intern to MACH, Microsoft part 2
Intern to MACH, Microsoft part 3







